Munggahan Sederhana di Rumah, Cara Sederhana dan Bermakna Dalam Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadan

visitciamis.id Menjelang Ramadhan, biasanya ada beberapa tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah munggahan bersama keluarga atau kerabat.

Munggahan adalah tradisi masyarakat muslim yang biasanya sering dilakukan untuk menyambut datangnya Ramadhan.

Munggahan tidak hanya dapat dilakukan diluar rumah, akan tetapi bisa juga di rumah tanpa mengurangi makna dan suasananya

Umumnya, kegiatan munggahan dilakukan dengan cara makan bersama kerabat atau keluarga, saling bermaafan, berdoa bersama dan bersedekah.

Berikut ini, admin berikan beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa kalian lakukan selama munggahan bersama keluarga hanya dengan dirumah saja.

1. Mengirimkan makanan online

Hal ini bisa kalian lakukan bersama keluarga selama munggahan walaupuan kalian hanya melakukannya bersama keluarga dirumah.

Meski tak bisa bertatap muka langsung dan menggelar acara munggahan dengan makan bersama saudara, kalian tetap bisa menunjukkan perhatian dengan cara memesan makanan online.

Anda juga bisa mengajak anak untuk ikut memilih kue apa saja yang ingin diberikan untuk saudaranya, sehingga secara tidak langsung mengajarkan kepada anak kita untuk tetap menjaga silaturahmi.

2. Melakukan video call dengan saudara

Anda memang tak bisa bertemu langsung dengan saudara ataupun kerabat pada saat sebelum puasa atau munggahan.

Akan tetapi dengan kemajuan teknologi sekarang, kalian bisa melakukan video call untuk bersilaturahmi dan bermaafan dengan saudara, kerabat sebelum memasuki bulan suci ramadhan.

Bahkan untuk saat ini, sudah tersedia banyak aplikasi yang menawarkan kemudahan video call dengan berbagai sambungan, seperti zoom, google meet, atau beberapa aplikasi lainnya.

3. Ajak anak bersedekah

Seperti yang kita tahu, sedekah punya banyak sekali manfaat untuk kebahagiaan hidup, mulai dari penolak bala, hingga bisa mendapat pahala yang berlipat ganda.

Maka dari itu, tak ada salahnya membiasakan anak menyisihkan tabungannya untuk bersedekah sejak dini.

Jadi, meski tak bisa berkumpul langsung dengan saudara, kerabat, ataupun kakek nenek, tradisi munggahan tetap bisa dimaknai dengan melakukan beberapa hal di atas.

4. Melakukan kegiatan keagamaan

Munggahan di rumah juga dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang positif seperti doa bersama, tadarus Al-Qur’an, atau saling memaafkan antaranggota keluarga

Momen ini menjadi kesempatan untuk memperkuat ikatan emosional serta membersihkan hati dari kesalahpahaman yang mungkin terjadi selama setahun terakhir.

Tak kalah penting, munggahan di rumah memberi ruang untuk refleksi diri, orang tua dapat mengajak anak-anak berdiskusi tentang makna Ramadan, pentingnya ibadah, serta nilai kesederhanaan dan empati.

Berita Terbaru